TOKO PERLENGKAPAN OUTDOOR, PENDAKI GUNUNG, DAN PENYEWAAN ALAT CAMPING

Kenalan Yuk, Apa itu Ultralight? Trend Pendaki Gunung! Rangrang Outdoor _You’ll Never Adevture Alone_

Kenalan Yuk, Apa itu Ultralight? Trend Pendaki Gunung! Rangrang Outdoor _You’ll Never Adevture Alone_

Barang ultralight adalah barang yang terbuat dari material ringan dan tidak mengurangi tingkat keamanan. Istilah ultralight berasal dari kata “ultra” yang berarti lebih atau level atas, dan “light” yang berarti mudah diangkat atau ringan.  Dalam dunia pendakian, ultralight hiking adalah gaya pendakian yang dilakukan dengan membawa peralatan dan perbekalan yang ringan dan seefektif mungkin. Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan ultralight hiking:

  • Ambang batas berat barang ultralight ditetapkan berdasarkan kesepakatan pegiat ultralight dalam lingkup tertentu. Misalnya, di Indonesia, berat barang ultralight maksimal 6 kilogram.
  • Kesepakatan tersebut tidak mencakup barang yang mengalami penyusutan berat, seperti makanan dan bahan bakar.
  • Perencanaan yang matang perlu dilakukan agar keamanan dalam perjalanan tetap terjaga.
  • Peralatan yang memiliki banyak fungsi bisa meringkas beban.

Ultralight tidak hanya bisa diterapkan secara perseorangan, tetapi juga berkelompok.

Kenapa mendaki gunung atau berkatifitas outdoor harus “Ultraligth”  bagi sebagian orang teknik ini sudah dilakukan. Memang belum begitu populer, namun banyak yang mengakui teknik ini memudahkan kita untuk sampai ke puncak gunung dengan cepat.Teknik ultralight ini memangkas banyak beban barang bawaan dan lebih efektif.

Umumnya atau anggapannya, dari dulu kalau naik dan mendaki gunung tentu memerlukan banyak perlengkapan. Dari perlengkapan pribadi, sampai perlengkapan tim seperti tenda, alat memasak dan sebagainya. Jelas beban barang bawaan pasti besar. Makanya, tidak heran kalau melihat para traveller tengah ingin mendaki gunung, tas ransel atau keril mereka minimal berukuran 50-70 liter. Dengan ukuran tas punggung seperti itu, beban yang bisa dibawa bahkan bisa mencapai 15-20 kilogram.

Namun, seiring berjalannya perkembangan dunia daki-mendaki – teknik ultralight ini muncul. Dengan memangkas banyak beban bawaan, pendaki yang menggunakan teknik ini juga memangkas waktu pendakian dengan signifikan.

Percaya atau tidak – salah satu yang bisa membuat cepat letih dan melelahkan dalam perjalanan pendakian gunung adalah beban barang bawaan yang kita panggul itu. Perjalanan makin lambat – dan jika tidak kuat mental – mungkin akan berpikiran untuk turun balik arah dan kembali pulang.

Mengenal Teknik Pendakian Ultralight: Apa, Kenapa, dan Bagaimana.credit: europe-backpacker.com  Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya kalau pendakian dengan teknik ultralight secara umum adalah pendakian yang membuat lo tidak membawa banyak beban barang bawaan. Lho, kan kalau naik dan mendaki gunung, mesti berbagai beban bawaan satu tim, dong?

Nah, pertanyaan tadi adalah salah satu hal yang diringkas oleh teknik pendakian yang satu ini. Teknik ultralight membuat lo benar-benar membawa barang-barang yang hanya diperlukan saja untuk diri lo sendiri. Terdengar individualis, tapi inilah teknik ultralight.

Kalau sebelumnya lo bisa membawa tas punggung atau keril dengan ukuran 50-70 liter, dengan teknik pendakian ultralight ini, lo cukup membawa keril dengan ukuran 20-40 liter saja. Bro, tanpa meninggalkan prinsip keamanan, teknik ultralight adalah membawa peralatan pendakian dengan ringkas.

Ringkas bukan berarti mengurangi barang bawaan yang mesti kita bawa, bro. Biasanya, para pendaki yang menggunakan teknik ultralight sudah jago untuk meringkas bawaan, dan jago juga saat packing. Perencanaan yang matang serta latihan meringkas barang bawaan tentu tidak bisa dilakukan dalam satu kali pendakian.

Mengenal Teknik Pendakian Ultralight: Apa, Kenapa, dan Bagaimana. credit:thenationalparksgirl.com                    

 Karena beberapa bagian diringkas, jelas satu hal yang akan  dapatkan dari teknik ultralight – yaitu pendakian dengan waktu yang singkat juga. Percaya atau tidak – membawa beban barang bawaan terlalu banyak akan memperlambat pendakian.

Kita harus bolak-balik beristirahat, dan membongkar barang bawaan serta menyusunnya lagi. Tentu hal ini memakan waktu yang tidak sedikit. Bisa mendaki dengan waktu yang cepat bukan berarti mesti terburu-buru dan pendakian lo jadi tidak aman, Teknik ultralight dinyatakan aman. Dengan segala peralatan yang ada serta ketepatan pengambilan keputusan, teknik ultralight akan membuat efisiensi mendaki gunung-gunung tinggi yang ada. Dengan teknik ultralight, bisa jadi pendaki yang jago sekali survival.

Mengenal Teknik Pendakian Ultralight: Apa, Kenapa, dan Bagaimana. credit: digitaltrends.com

 Cukup mudah menyiapkan penerapan teknik ultralight. Yang mesti kita lakukan pertama adalah menyusun rencana barang apa saja yang benar-benar harus perlukan. Siapkan ransel, dan mulai ambil barang yang ada di daftar bawaannya.

Sleeping Bag, matras, sampai baju ganti dijadikan satu. Buat lipatan barang-barang tersebut ringkas dan masukan ke dasar tas ransel. Kedua, alat masak, logistik makanan, dan P3K sederhana diringkas juga jadi beberapa bagian.

Bagaimana dengan tenda? Ini yang cukup dibilang atau dinilai begitu individualis. Teknik ultralight akan membuat lo membawa tenda yang hanya cukup untuk satu orang saja, yaitu untuk diri lo. Tidak apa-apa bro, teknik ini memang seperti itu, benar-benar hanya yang buat diri lo saja.

mengenal Teknik Pendakian Ultralight: Apa, Kenapa, dan Bagaimana. credit: outsideonline.com

 Dengan begitu, tentu barang bawaan lo semakin ringan. Soal air minum, lo bisa bawa satu sampai dua botol saja, mengingat lo bisa mendapatkan air minum di alam dari sumber mata air terdekat di jalur pendakiannya.

Jika persiapannya sudah selesai, dan dipastikan lo hanya membawa satu ransel, satu tas kecil di depan, dan tas tenda satu orang – artinya lo sudah siap berangkat untuk menerapkan teknik ultralight. Dengan beban barang bawaan yang tidak seperti sebelumnya, dipastikan waktu perjalanan kita akan semakin singkat.

Menurutmu bagaimana teknik pendakian ultralight ini? Apakah lo akan ‘hijrah’ ke teknik ultralight? Atau lo sudah nyaman dengan gaya pendakian yang biasa dilakukan sekarang? Tapi yang pasti gaya pendakian yang mana saja tidak masalah kok.

 

Tuliskan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko

Rangrang Outdoor

Selamat datang di Rangrang Outdoor. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda!

Selamat datang, ada yang bisa Kami bantu?